Mata Katarak: Kenali Gejala Sejak Dini
Kesehatan MataApa itu katarak? Gejala awal: pandangan seperti berkabut, warna memudar, sensitif cahaya. Faktor risiko, pencegahan, dan kapan harus operasi.
Katarak: Bukan Cuma Penyakit Kakek-Nenek
Semua orang akan mengalami katarak jika hidup cukup lama. Tapi diabetes, merokok, paparan UV kronis bisa memicu katarak di usia lebih muda. Katarak adalah penyebab kebutaan nomor satu di Indonesia.
Apa Itu Katarak?
Katarak adalah kekeruhan pada lensa alami mata — lensa yang jernih menjadi keruh. Satu-satunya pengobatan efektif adalah operasi penggantian lensa.
7 Gejala Awal Katarak
- Pandangan berkabut seperti melihat kaca berembun.
- Warna terlihat memudar atau menguning.
- Sensitif terhadap cahaya dan silau.
- Sulit melihat di malam hari.
- Melihat halo di sekitar lampu.
- Resep kacamata sering berubah.
- Penglihatan ganda di satu mata.
Faktor Risiko
- Usia — faktor terbesar.
- Diabetes — mempercepat 2-3x.
- Merokok & paparan UV.
- Steroid jangka panjang.
Pencegahan
Gunakan kacamata UV protection selalu saat outdoor. Kontrol gula darah. Berhenti merokok. Periksa mata dengan slit lamp minimal setahun sekali.
Baca juga: 7 Vitamin Terbaik untuk Mata.
Artikel terkait: Berapa Kali Periksa Mata?
Apakah Katarak Bisa Diatasi dengan Kacamata?
Kacamata tidak bisa menyembuhkan atau menghentikan perkembangan katarak — tetapi bisa membantu kenyamanan visual selama fase awal. Ketika katarak masih ringan, perubahan resep kacamata (sering kali plus yang meningkat atau lensa anti silau) bisa menunda rasa tidak nyaman. Namun satu-satunya penanganan definitif untuk katarak adalah operasi penggantian lensa.
Kapan perlu ke dokter spesialis mata: jika Anda mengalami pandangan berkabut yang berkembang progresif, silau berlebihan dari cahaya terutama malam hari, atau melihat "lingkaran cahaya" di sekitar lampu. Optometris di Optik Tamsis bisa membantu memantau kondisi mata dan merujuk ke dokter spesialis mata jika gejala mengarah pada kondisi yang perlu penanganan medis.
Faktor yang Mempercepat Katarak
- UV exposure tanpa perlindungan — pakai kacamata dengan UV400 saat outdoor.
- Merokok — meningkatkan risiko katarak 2–3x lipat.
- Diabetes tidak terkontrol — kadar gula tinggi mempercepat kekeruhan lensa.
- Penggunaan kortikosteroid jangka panjang — obat ini perlu dipantau efek sampingnya ke mata.
Peran Optometris dalam Deteksi Dini
Optometris bisa mendeteksi tanda-tanda awal katarak jauh sebelum gejala penglihatan muncul — ini salah satu alasan pemeriksaan mata rutin penting, terutama setelah usia 50 tahun. Jika tanda awal katarak terdeteksi: (1) optometris bisa memberikan rekomendasi untuk memaksimalkan penglihatan selama fase awal; (2) akan merujuk ke dokter spesialis mata (oftalmologis) untuk penilaian kapan operasi diperlukan; (3) operasi katarak modern (fakoemulsifikasi) adalah prosedur yang sangat aman dengan recovery cepat — tidak perlu ditunda terlalu lama karena takut operasi.
Deteksi Katarak Dini di Optik Tamsis.
Slit lamp examination bisa mendeteksi katarak sebelum gejalanya muncul. Periksa mata sekarang.
Lihat Koleksi