Cara Membaca Resep Kacamata: Arti OD, OS, SPH, CYL, AXIS
← Kembali ke daftar artikel

Cara Membaca Resep Kacamata: Arti OD, OS, SPH, CYL, AXIS

Kacamata
10 Jul 2026 Diperbarui 14 Aug 2026 Tim Optometris Optik Tamsis
Ringkasan Artikel

Arti OD, OS, SPH, CYL, AXIS, ADD, PD di resep kacamata. Panduan lengkap membaca resep dokter mata untuk pemula. Pahami sebelum beli kacamata.

⏱ Waktu baca: ~2 menit · 393 kata

Resep Kacamata Bukan Kode Rahasia

Pernah dapat resep kacamata lalu bingung dengan tulisan OD -2.00 CYL -0.75 X 180? Tenang, setelah artikel ini Anda akan paham setiap angka dan singkatan di resep mata Anda.

Singkatan Dasar

  • OD (Oculus Dexter) = Mata kanan.
  • OS (Oculus Sinister) = Mata kiri.
  • OU (Oculus Uterque) = Kedua mata.

Komponen Resep

SPH (Sphere)

Kekuatan lensa untuk koreksi miopi (-) atau hipermetropi (+). Angka -1.00 artinya minus 1, +2.00 artinya plus 2. Semakin besar angka, semakin tebal lensa.

CYL (Cylinder)

Kekuatan lensa untuk astigmatisme/silinder. Bisa negatif atau positif tergantung konvensi dokter. Jika kolom CYL kosong atau 0.00, Anda tidak punya silinder.

AXIS

Orientasi lensa silinder, 0-180 derajat. Hanya ada jika CYL ≠ 0. Axis yang tepat sangat krusial — salah 5 derajat saja bisa bikin pusing.

ADD (Addition)

Tambahan kekuatan plus untuk membaca, biasanya +1.00 sampai +3.00. Hanya muncul di resep kacamata baca atau progressive untuk presbiopi.

PD (Pupillary Distance)

Jarak antar pupil dalam milimeter. Krusial untuk memposisikan optical center lensa tepat di depan pupil. PD salah = pusing dan mata lelah.

Contoh Membaca Resep

OD -2.00 -0.75 x 180 | OS -1.50 -0.50 x 170 | PD 62
Artinya: Mata kanan minus 2.00 dengan silinder -0.75 pada axis 180. Mata kiri minus 1.50 dengan silinder -0.50 pada axis 170. Jarak pupil 62mm.

Baca juga: Perbedaan Mata Minus vs Silinder.

Artikel terkait: Panduan Memilih Kacamata 2026.

Contoh Membaca Resep Lengkap

Contoh resep: OD: -2.50 / -0.75 x 180 / Add +1.50
Artinya: mata kanan (OD) memiliki minus 2.50 (miopi), silinder -0.75 (astigmatisma) pada sudut 180 derajat, dan tambahan +1.50 untuk membaca (presbyopia). Ini berarti orang ini membutuhkan lensa progressive atau bifocal — single vision biasa hanya bisa mengoreksi salah satu jarak.

Tanda plus (+) pada SPH berarti hipermetropia (rabun dekat/plus). Tanda minus (-) berarti miopi (rabun jauh/minus). Banyak orang kaget mendapat "plus" karena selama ini berpikir masalah mata hanya soal "minus" — padahal keduanya sama umum dan keduanya bisa dikoreksi dengan kacamata.

Pertanyaan yang Sebaiknya Ditanyakan Saat Menerima Resep

Setelah periksa mata dan mendapat resep, tanyakan: (1) "Apakah resep ini cocok untuk single vision atau perlu progressive?" — ini tergantung usia dan keluhan; (2) "Apakah silinder saya termasuk tinggi?" — berpengaruh pada pilihan lensa; (3) "Apakah ada perubahan signifikan dari resep sebelumnya?" — perubahan besar butuh lensa yang lebih presisi; (4) "Apakah PD saya sudah diukur?" — PD wajib untuk pembuatan lensa, terutama progressive.

🔍 Periksa Mata Gratis di Optik Tamsis.

Bawa resep lama Anda atau periksa langsung di tempat kami. Optometris profesional siap membantu.

Lihat Koleksi →

Produk Terkait

Lihat Semua Produk
Tim Optometris Optik Tamsis
Tim Konten & Digital Marketing · Vanjogja Digital

Vanjogja Digital adalah tim spesialis website untuk bisnis jasa UMKM di Indonesia. Kami telah membantu 100+ bisnis lokal online dengan sistem pesanan, pembayaran, dan konten yang dikelola sendiri — tanpa keahlian teknis. Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman langsung mendampingi klien UMKM.

5+ tahun pengalaman 100+ klien UMKM Berbasis di Yogyakarta